Baccarat Techniques and Strategies_Crystal Baccarat_William Hill App_Sorong (Indonesia) Casino_Blackjack Algorithm

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:Sorong(Indonesia)Casino

Gak usah sangsU.S. online gamblingi dengan fU.S. online gamblingotonyaU.S. online gamblingU.S. online gambling, itu emang beneran di Jogja kok. Ya, sekarang Jogja udah punya wahana ferris wheel alias bianglala yang tingginya puluhan meter. Bianglala ini terletak di Sindu Kusuma Edupark (SKE), sebuah taman rekreasi yang belum lama ini dibuka untuk umum. Letaknya di Jalan Jambon, Sinduadi, Mlati, Kabupaten Sleman.

Candi yang terletak di Dusun Candiabang, Kelurahan Jogotirto, Kecamatan Berbah, Sleman, ini posisinya cukup tinggi. Makanya,  kamu bisa leluasa menikmati senja yang nampak di kejauhan, apalagi kalau ditemani pacar terkasih.

Jika mengunjungi Tambakboyo di siang hari, kamu ‘hanya’ akan melihat sebuah embung atau danau buatan yang dikelilingi pepohonan. Tempat yang terletak di Condongcatur, Depok, Sleman, ini adalah salah satu spot asik bagi warga sekitar untuk memancing ikan. Tak banyak yang tahu kalau Embung Tambakboyo menyimpan keelokan tersendiri, terutama di kala fajar. Datanglah kemari saat mentari belum menampakkan diri, dan kamu akan melihat keelokan tersembunyi dari Embung Tambakboyo.

SKE menawarkan taman hiburan yang asyik dikunjungi bareng keluarga, meski saat ini belum seluruh wahananya beroperasi. Untuk melihat senja di cakrawala, kamu bisa menaiki bianglala dengan harga Rp20.000 per orangnya. Saksikan senja yang temaram perlahan menghilang dari puncak wahana ini.

Dari kejauhan, tampaklah waduk Sermo yang dikelilingi perbukitan. Tunggulah sampai senja tiba, bukit-bukit di sekitar Waduk Sermo akan membentuk bayangan pemandangan menakjubkan.

Ada yang magis dalam proses terbit dan tenggelamnya matahari. Sebelum ilmu pengetahuan berkembang seperti sekarang, nenek moyang kita mengarang berbagai cerita tentang kemana perginya sang surya saat senja. Tak hanya itu, warna lembayung yang menggelayut di langit sanggup memukau siapa saja yang melihatnya. Kamu pun pasti pernah berusaha mengabadikannya lewat lensa kamera.

Ferris wheel Sindu Kusuma Edupark berlatar senja via twitter.com

Puncak Suroloyo yang terletak di Pegunungan Menoreh, Kulon Progo, ini bisa kamu capai dengan menempuh kurang dari satu jam dari kota Yogyakarta. Dari gardu pandang tertinggi di 1.019 mdpl, kamu bisa memandang empat gunung—Merapi, Merbabu, Sumbing, dan Sindoro—serta Candi Borobudur yang kadang tertutup kabut dari kejauhan.

Candi Plaosan berada tak jauh dari Candi Prambanan tepatnya di Dukuh Plaosan, Desa Bugisan, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten. Untuk mencapai candi ini, kamu tinggal menempuh sekitar 1 km ke arah utara Candi Prambanan.

Mendaki hampir 300 anak tangga di kala subuh menuju Puncak Suroloyo memang lumayan menghabiskan tenaga. Tapi, peluhmu akan terbayar dengan sunrise cantik yang muncul dari balik cakrawala. Gunung Merapi dan Merbabu tampak menjulang gagah di kejauhan, membentuk siluet indah yang mempesona.

Nah, di artikel kali ini, Hipwee akan membahas tempat-tempat di Yogyakarta yang sempurna untuk menyaksikan matahari terbit dan tenggelam. Di mana saja? Siapkan kamera dan tas ranselmu, kita berangkat sekarang!

Eksotisme pantai-pantai di kawasan Gunung Kidul memang gak bisa disangkal oleh setiap orang yang menjamahinya, Begitu juga dengan senja yang menghampiri setiap sorenya. Salah satu senja yang paling menawan ada di Pantai Pok Tunggal. Cahaya kemerahan yang memancar dari cakrawala menciptakan siluet indah dari pohon duras yang menjadi ikon di pantai tersebut.

Gunung api purba Nglanggeran cukup menarik untuk didaki. Di puncak timur kamu bisa menyaksikan matahari terbit, sementara untuk berburu sunset, ke puncak baratlah kamu harus menuju. Tapi, tak jauh dari kedua puncak itu ada Embung Nglanggeran yang gak kalah menarik. Menjelang malam, telaga buatan yang dulunya adalah Gunung Gandu ini memantulkan cahaya lembayng senja di permukaannya, memukau siapa saja yang menyaksikannya.

Candi Prambanan memang menawarkan pemandangan matahari terbenam yang menawan. Tapi, keunikan terbenamnya surya justru akan kamu temukan di Candi Ratu Boko. Di tempat ini, senja tampak terbingkai indah oleh siluet arsitektur gerbang kompleks candi yang menjadi ikon Istana Ratu Boko. Rasanya, bagaikan gerbang menuju ke nirwana, ‘kan?

Ternyata, sunset di Bukit Bintang juga istimewa, lho. Kamu bisa menyaksikan perlahan-lahan cahaya mentari memudar dan digantikan oleh pendar lampu kota. Romantis deh pokoknya!

Nah, itu dia sejumlah tempat yang sempurna untuk menikmati sunrise dan sunset di Yogyakarta. Apakah kamu punya tempat rahasia yang bisa direkomendasikan ke pembaca?

Candi Plaosan memang gak seterkenal candi-candi lainnya di Yogyakarta. Tapi, panorama candi ini saat matahari terbit di ufuk timur sungguh menggoda. Arsitektur candi membentuk siluet unik yang disepuh dengan cahaya keemasan.

Pantai Parangtritis memang menyajikan pemandangan senja yang istimewa. Tapi, jika mau melipir sedikit ke puncak bukitnya, yaitu Bukit Parang Endog, kamu akan disuguhkan dengan panorama senja yang luar biasa. Bukit Parang Endog ini biasa dimanfaatkan untuk melakukan olahraga paralayang. Tapi, sekadar duduk-duduk sambil mengabadikan senja juga gak dilarang, kok.

Siapa yang tak kenal Bukit Bintang? Tempat nongkrong yang terletak di perbukitan Pathuk, Jalan Raya Yogyakarta–Wonosari ini menawarkan pemandangan city light kota Jogja dari kejauhan pada malam hari. Makanya, tempat ini menjadi salah satu tempat nongkrong favorit anak muda Jogja.

Tak jauh dari kompleks Candi Borobudur, ada puncak bukit yang layak dijamahi para pemburu fajar. Namanya Punthuk Setumbu. Mirip dengan Puncak Suroloyo, di sini kamu juga diajak untuk mendaki undak-undakan untuk sampai ke gardu pandang di puncak bukit. Dari sini, sunrise terlihat magis dengan latar depan siluet Candi Borobudur yang kadang tertutup kabut.

Melipir sedikit ke Magelang, Candi Borobudur menyajikan kemegahan kuno yang masih dikagumi sampai sekarang. Di balik kemegahannya, ternyata candi umat Buddha ini menyajikan pemandangan sunrise yang unik. Gak heran bila banyak wisatawan yang berlomba-lomba datang kemari sejak subuh; mereka berburu mentari yang terbangun dan mengintip malu-malu.

Gunung Merapi memang cukup galak; simbah ini merupakan salah satu gunung berapi paling aktif di Indonesia. Bahkan, jalur pendakian menuju puncaknya seringkali ditutup karena bahaya wedhus gembel, sehingga kamu harus puas hanya sampai di Pasar Bubrah. Tapi, keindahannya jangan ditanya, bikin malas turun! Puncak gunung memang gak pernah bikin kecewa dalam menyajikan panorama yang luar biasa.

Menyusuri kawasan Pegunungan Menoreh, kamu akan menjumpai sebuah hutan wisata di Desa Kalibiru, Kecamatan Kokap, Kulon Progo. Siapa menayngka, jika tempat ini menawarkan pemandangan senja yang memukau? Naiklah ke sebuah panggung mungil dari kayu yang dibangun di atas pohon pinus, dan kamu akan menemukan pemandangan yang membuat siapa saja terkesima.

Candi Abang memang gak berbentuk seperti candi. Karena sudah tertutup rerumputan, candi ini malah nampak seperti bukit teletubbies. Berbeda dengan candi umumnya, candi ini menggunakan batu bata merah, makanya dinamakan Candi Abang (abang=merah).