K「Baccarat official website」enalan dengan Mas Eco, Dispenser Air Ramah Lingkungan

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:Sorong(Indonesia)Casino

DeBaccarat official websiteBaccarat official websitengan sistem teBaccarat official websitersebut, Dede bisa memantau berapa air yang telah dikeluarkan, berapa yang telah terdaftar, walaupun dari jarak jauh.

JAKARTA, KOMPAS.com - Tidak bisa dipungkiri, pemakaian plastik untuk wadah minuman sehari-hari jumlahnya sangat banyak dan semakin hari semakin menumpuk.

"Saya ingin mengurangi sampah plastik di Indonesia, apalagi Indonesia salah satu penyumbang sampah plastik terbesar di dunia," ungkapnya saat dihubungi oleh Kompas.com, Selasa (24/11/2Baccarat official website0).

Untuk membantu mengurangi sampah plastik yang kian bertambah setiap harinya, Dede Nurdiansyah (31) membuat terobosan baru, yakni dispenser ramah lingkungan yang dinamai Refill Station Mas Eco.

"Saat ini sudah ada sistem yang terhubung, sehingga bisa dipantau dari jarak jauh," papar Dede.

Kini dispenser ramah lingkungan ini sudah terdapat di dua kampus, yakni IBI Kosgoro (Institut bisnis & informatika kosgoro 1957) dan Universitas Sampoerna, Jakarta.

Baca juga: Begini Cara Menyimpan ASI di Kulkas

Harga air dari dispenser ramah lingkungan ini lebih murah daripada harga air dalam kemasan, yakni Rp 1.000 per 500 ml untuk di Universitas Sampoerna, dan Rp 500 per 250 ml untuk di IBI Kosgoro. 

"Kami berempat membuat Refill Station ini di tahun 2019, awalnya untuk menjalankannya menggunakan kabel data atau usb, kemudian menggunakan wireless sampai akhirnya menggunakan sebuah sistem untuk mengoperasionalkannya," paparnya.

Baca juga: Pilihan Vacuum Cleaner Philips, Harga Kisaran Rp 1 Juta

Diakui oleh pria lulusan ISTN (Institut Sains dan Teknologi Nasional) jurusan teknik mesin ini, untuk membuat Refill Station Mas ECO, diperlukan waktu yang tidak sebentar. Banyak langkah-langkah yang dijalaninya.

Untuk bisa mendapatkan satu gelas air minum, pembeli harus menggunakan kartu yang sudah terdaftar dengan sistem yang dibuat oleh Dede sebagai alat pembayarannya. Kartu tersebut ditempelkan ke dispenser, kemudian air akan keluar secara otomatis.

Dengan menggunakan Refill Station Mas Eco ini, tiap orang yang ingin membeli air minum, diwajibkan membawa wadah atau tempat minum sendiri, sehingga tidak ada penambahan sampah plastik.

"Saat ini kami masih menggunakan kartu mahasiswa dari kedua kampus itu sebagai alat pembayarannya. Ibaratnya seperti kartu E-money saja," ungkap Dede.

Banyak Percobaan

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Daftarkan email