Tren Bikin Roti Sourdough Saat Ma「Gambling rules」sa Pandemi Halaman 2

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:Sorong(Indonesia)Casino

MeGGGambling rulesambling rulesambling rulesngunggaGambling rulesh foto roti yang kita panggang sendiri sebagian besar adalah mengenai representasi diri.

Pembuat roti akan merasa telah mencapai sesuatu nyata dengan hasil akhir berupa roti yang bisa dimakan.

Baca juga: Tren Kafe Bus di Indonesia, Hasil Kreativitas Pelaku Wisata di Tengah Pandemi

Salah satu alasan mengapa begitu banyak orang yang merasa perlu untuk melakukan tren ini adalah karena manusia butuh bersosialisasi dan melakukan satu hal bersama-sama.

Selain itu, dilansir dari The Conversation, memanggang roti juga membuatmu terlibat dalam prosesnya dari awal hingga akhir.

Baca juga: Jastip Jajan Makanan Sedang Tren di Jakarta, Apa Alasannya?

Menurut Roland Barthes, kritikus asal Perancis, makanan juga bisa ‘dibaca’ layaknya tulisan.

Sementara itu, tren sourdough ini juga membanjiri media sosial.

Tak itu saja, orang-orang juga merasa bahwa menguleni adonan bisa memicu perasaan seperti zen yang menenangkan.

Saat karantina, orang-orang jadi punya waktu luang lebih banyak di rumah yang bisa mereka manfaatkan untuk membuat roti.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Daftarkan email

Pikiran gelisah yang sering terjadi selama pandemi jadi lebih tenang.

Kegiatan yang biasanya sulit mereka lakukan di hari biasa karena terlalu sibuk di luar rumah.

Hal itu mengandung narasi soal hidup kita, tapi juga jadi salah satu cara kita untuk bicara satu sama lain.