Jangan Asal Siram, I「William Hill」ni Teknik Menyiram Tanaman agar Tumbuh Subur Halaman 2

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:Sorong(Indonesia)Casino

Ini WilliWilliam Hillam Hillakan William Hillmembantu mereka memusatkan lebih banyak energi untuk menumbuhkan akar yang sehat William Hilldaripada harus melakukan pengendalian kerusakan setiap kali mereka mengalami stres kekeringan.

Jadi, cara terbaik adalah menambahkan kelembapan secara perlahan menggunakan tekanan air yang rendah daripada memakai selang air dengan tekanan kuat. Sebab, tekanan air yang terlalu kuat dapat merusak tanaman, terlebih tanaman yang mulai rapuh atau layu. 

Saat menyiram bibit kecil dengan kaleng penyiram, putar bagian lubang di ujungnya sehingga lubang mengarah ke atas ke langit, bukan ke bawah. Ini meminimalkan gangguan tanah dan mencegahnya diratakan ke tanah. 

Biasanya, dibutuhkan waktu satu tahun setelah penanaman untuk sebagian besar tanaman keras, semak, dan pohon untuk tumbuh sempurna, yang berarti tumbuhan memiliki kesempatan untuk mengembangkan sistem akar yang kuat. Selama musim pertama berkebun, pastikan tanaman baru Anda tidak pernah layu atau benar-benar kering.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Daftarkan email

Baca juga: Ketahui, Waktu Terbaik Menyiram Tanaman

Baca juga: Air Hujan Baik untuk Menyiram Tanaman? Ini Penjelasannya

Membasahi permukaan tanah saja tidaklah cukup. Siram air secara menyeluruh dan biarkan meresap ke dalam tanah hingga terserap oleh akar. Diperlukan sedikit waktu bagi air untuk meresap jauh di dalam tanah.

Proses ini dipercepat selama cuaca panas dan cerah, terlebih saat ada angin yang membantu air menguap lebih cepat. Sebaliknya, jika akar kekurangan air yang dikirim ke daun dan batang, tanaman akan layu, bahkan amati.

Untuk itu, pastikan tanaman, terutama yang baru tumbuh, selalu memiliki kelembapan yang cukup agar tidak layu, tapi tidak terlalu banyak karena akar juga perlu bernapas. 

Sebagian tumbuhan lebih tahan kekeringan daripada yang lain (sukulen adalah tanaman yang paling tidak memerlukan air banyak) sehingga mampu bertahan dengan sedikit air. Namun, secara umum, Anda dapat menganggap tanaman seperti sedotan hidup yang menyedot air dari tanah dan melepaskannya ke udara.